Pohon Angsana atau Sono Kembang

Dipublikasikan oleh Admin pada

Pohon Angsana atau Sono Kembang

Pohon Angsana atau yang sering kita dengar dengan sebutan sonokembang atau dalam bahasa inggrisnya Pterocarpus Indicius merupakan jenis pohon penghasil kayu yang berkualitas tinggi dari suku Fabaceae. Kayunya keras, warnanya yang kemerah-kemerahan, dan kayunya cukup berat.

Adapun yang tertera di google disebutkan di negara-negara yang lain juga mempunyai sebutan yang berbeda-beda tentang pohon yang satu ini, antara lain seperti : Apalit [Filipina], pradu [Thailand], chan deng [Laos], padauk, sena, ansanah [Burma], padauk [Malaysia], red sandalwood, amboyna [bahasa inggris], serta santal rouge, amboine [bahasa Perancis].

PENGENALAN

Jual bibit tanaman akan menjelaskan sedikit tentang pohon angsana atau sono kembang. Pohon ini merupakan pohon yang terkadang bisa menjadi raksasa rimba, mempunyai tinggi 40m dan gemang mencapai 350cm. Batangnya sering beralur atau berbonggol, mempunyai tajuk lebat serupa kubah, dengan cabang-cabang yang merunduk hingga dekat ke tana, kulit kayu yang abu-abu kecoklatan, kulit kayu yang serupa sisik halus, dan juga mengeluarkan getah bening yang kemerah-merahan apabila kita melukai kulit kayu pohon angsana. Dan mempunyai daun majemuk yang menyirip gasal, mempunyai panjang 12-30c. Anak daun 5-13, berseling pada poros daun.

Ekologi dan Persebaran

Pohon Angsana mempunyai lingkungan seperti hutan-hutan tropika. Pohon ini ditemukan mulai dari Burma bagian selatan, kemudian melewati Asia Tenggara, dan kemudian Kepulauan Nusantara hingga ke pasifik barat, termasuk di Cina selatan, Kep. Ryukyu, dan Kep. Solomon.
Angsana di Jawa pada masa lalu sangat banyak ditemukan tumbuh tersebar di hutan-hutan dengan ketinggian mencapai 500mdpl terutama tumbuh di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dan juga di Kalimantan juga didapati tumbuh liar di rawa-rawa pantai, dan juga disepanjang aliran sungai pasang surut.

Pohon angsana ini biasa ditanam dan juga dikembangbiakkan oleh orang untuk menunjang berbagai kebutuhan. Pohon ini sangat mudah untuk diperbanyak, yaitu dengan cara biji maupun dengan cara stek cabang dan juga rantingnya. Namun dengan cara stek akan lebih cepat tumbuhnya. Dengan begitu pohon angsana ini sangat banyak ditanam oleh masyarakat khususnya Indonesia.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!