Bibit buah unggul, tentu kata-kata ini sudah tidak asing lagi di kalangan para petani buah. Siapa yang tidak ingin hasil panen buah melimpah ruah dengan kuwalitas buah yang unggul. Tentu semua petani buah menginginkan hasil panen yang baik bukan. Memiliki tanaman yang tumbuh dengan subur disertai dengan pertumbuhan buah yang lebat, tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi para petani buah.

Menurut Nugroho H. Prastowo, bibit buah unggul dapat dikatakan sebagai tanaman muda yang mempunyai sifat unggul, selain itu juga dapat menunjukkan sifat asli induknya serta memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, selain itu juga tidak mengandung penyakit hama. Sedangkan untuk bibit buah unggul dapat dinilai melalui kwalitas buah. Bila konsumen menyukai rasa buah semakin banyak, maka semakin tinggi harga jual buah tersebut. Buah yang rasanya banyak digemari oleh konsumen dapat digolongkan sebagai buah unggul. Kriteria buah unggul dapat dilihat melalui rasa daging buah yang manis dan khas, tekstur daging yang halus sedikit berserat, ketebalan daging buah yang tebal, tekstur daging, ukuran biji yang kecil, warna daging yang lebih terang, kadar air daging, dan ukuran buah ang besar, aroma yang kuat dan merangsang, kulit yang tipis dan mudah dibuka bila sudah masak.

Tentu untuk mendapatkan hasil panen buah yang unggul tidak terlepas dari proses pemilihan bibit buah, penanaman, hingga perawatan tanaman sampai tumbuhan dapat menghasilkan buah yang diinginkan. Pemilihan bibit buah unggul merupakan salah satu kunci untuk menghasil panen buah yang unggul pula. Lalu bagaimana cara memilih bibit buah unggul? Apa saja tips dan trik untuk mendapatkan bibit buah yang unggul?. Berikut adalah penjelasannya.

Kebanyakan para petani buah menginginkan hal yang instan dengan cara langsung membeli bibit buah dari produsen bibit buah. Padahal belum tentu bibit yang dibeli adalah bibit buah yang memiliki kwalitas bagus dan unggul, dan akhirnya hasil panen buah menurun. Tapi tenang saja, disini akan disajikan bagaimana cara memilih bibit buah yang unggul. Ikuti langkah-langkah di bawah ini, jika kalian ingin mendapatkan buah yang unggul.

Ciri-ciri Bibit Buah Unggul

bibit buah unggul

Warna Daun

Bibit buah yang unggul memiliki warna daun hijau cerah. Ukuran daun lebih lebar dengan warna hijau muda dan tidak ada rongga atau lubang-lubang seperti dimakan hama. Pilih daun yang masih terlihat utuh. Warna pucuk daun hijau muda kemerah-merahan yang merupakan tunas tumbuhan. Pastikan tidak terdapat daun yang menggulung atau keriting, sebab daun keriting atau menggulung berpotensi berpenyakit. Terakhir adalah daun terlihat rimbun dan segar.

Batang Tanaman

Setelah memastikan daun bibit buah unggul bagus, penilaian selanjutnya adalah pada bagian batang. Tips pertama adalah pilihlah bibit buah unggul yang tidak ada bekas sambungan dan benjolan. Bila terdapat benjolan pastikan batang tersebut dalam posisi lurus ke atas dan tidak bengkok. Kedua adalah apabila batang bibit buah panjangnya telah mencapai satu meter, maka pilihlah batang bibit yang telah bercabang. Ketiga, pastikan batang bibit buah unggul tidak terdapat jamur disekeliling batang, sebab batang yang terdapat jamur di sekelilingnya tidak baik untuk ditanam. Keempat pastikan batang utama tumbuh lurus tegak, tidak melengkung, memiliki warna yang cerah yang beralur, potongan cabang yang tidak dipaksakan, bentuk proporsional, serta pada ujung ranting tampak kuncup yang berarti bahwa akan terjadi pertumbuhan. Seringkali batang bibit buah ditopang oleh enjik (penopang), agar batang terlihat tegak. Sebaiknya pastikan terlebih dahulu apakah batang tersebut benar-benar tegak lurus setelah terlepas dari penopang tersebut.

Akar Tanaman

Akar tanaman juga menjadi salah satu pertimbangan untuk memilih bibit buah unggul. Akaran tanaman ini dapat dilihat dengan membongkar media tanam digunakan. Bibit buah unggul mempunyai serabut akar yang lebat. Serabut akar yang lebat dapat akan semakin mempermudah tanaman dalam menyerap unsur hara tanah, untuk pertumbuhan tanaman.

Buah

Seringkali yang dijumpai dalam bibit buah unggul, tanaman masih berukuran kecil dan belum berbuah. Namun bukan berarti bahwa tidak ada bibit tanaman buah unggul yang sudah berbuah. Para penjual bibit buah unggul biasanya juga menyediakan bibit buah yang telah berbuah. Apabila anda menemukan bibit seperti hal tersebut, buah pada bibit tersebut juga wajib untuk dicermati, agar pembuahan selanjutnya mendapatkan hasil yang lebih unggul. Pastikan buah yang tumbuh dalam bibit tersebut memiliki ukuran yang normal, tidak mudah berulat, memiliki warna kulit buah yang cerah dan memiliki rasa sesuai dengan jenis buah tersebut.

Bersertifikat

Lagi-lagi mengutip dari Nugroho H. Prastowo, dkk, bahwa sertifikasi dalam pemilihan bibit buah unggul sangat diperlukan. Terutama bagi pembeli awam yang belum bisa membedakan mana jenis bibit buah unggul atau bukan. seringkali pembeli mudah tertipu dengan melihat penampilan bibit yang menarik yang disertai dengan iming-iming dari para pedagang dengan jaminan varietas yang baik. Salah satu cara untuk menghindari hal itu adalah dengan melihat bahwa penjual bibit buah unggul tersebut memiliki sertifikasi dari Pengawasan dan Sertifikasi benih (BPSB). Meskipun hal tersebut tidak menjamin sepenuhnya keunggulan bibit buah, paling tidak dapat mengurangi resiko tertipu. Tujuan dari registrasi dan sertifikasi adalah untuk menjamin secara hukum keberadaan bibit agar konsumen tidak dirugikan.

Itulah tips atau cara memilih bibit buah unggul yang dijual oleh para penjual bibit. Agar tidak selalu menjadi konsumen bibit buah unggul, alangkah baiknya apabila kita menjadi produsen untuk diri sendiri dengan cara memproduksi bibit buah unggul mandiri. Tentu hal ini akan membutuhkan kesabaran yang lebih ekstra dan proses yang cukup lama. Memang proses pembibitan buah ini gampang-gampang susah, sebab pembibitan setiap jenis buah yang berbeda maka prosesnya juga akan berbeda pula. Namun tidak ada salahnya bila kita mencoba. Banyak manfaat dan keuntungan apabila kita berhasil dalam proses pembibitan buah ini. Pertama kita dapat memperoleh ilmu lebih dalam bidang pertanian, kedua apabila eksperimen itu berhasil maka bisa juga dapat dijadikan sebagai ladang usaha penjualan bibit buah unggul.

Cara pembuatan bibit buah unggul terdapat tiga cara yakni dapat dilakukan melalui pembibitan dari biji, pembibitan melalui stek, serta melalui pencangkokan. Disarankan pembuatan bibit buah unggul dari biji dilakukan sebagai upaya terakhir, lebih baik menggunakan cara stek atau okulasi terlebih dahulu. Apabila tidak berhasil baru menggunakan pembibitan dengan biji.

Berikut adalah uraian pembibitan tanaman buah unggul melalui pembibitan biji, stek dan okulasi.

1. Pembibitan dengan biji buah

Biji yang akan dijadikan bibit harus melalui tahap seleksi, dengan mengumpulkan bijinya terlebih dahulu, kemudian memilih biji buah dari buah yang benar-benar masak. Selanjutnya adalah membersihkan biji dari sisa-sisa buah yang menempel, kemudian keringkan ditempat teduh hingga beberapa hari sampai biji benar-benar kering. Jangan biarkan biji terkena sinar matahari secara langsung karena biji buah dapat pecah dan rusak.

Biji yang sudah kering masih harus disimpan lagi di tempat yang kering dengan sirkulasi udara yang baik, hingga kurang lebih 3 bulan. Pengeringan ini dimaksudkan untuk menghilangkan uap air yang dapat menyebabkan jamur dan untuk menambah kemasakan biji. Jika benar-benar sudah masak, maka biji siap ditanam.

2. Pembuatan Bibit Buah Unggul dengan Mencangkok

Pohon buah yang dicangkok harus sudah dewasa dan dapat menghasilkan buah dengan kwalitas yang bagus dan unggul hingga masa tiga kali panen secara berturut-turut serta tidak pernah terserang penyakit. Selanjutnya adalah lakukan pencangkokan ketika musim hujan agar prosesnya cepat dan mendapatkan hasil yang maksimal. Pilihlah cabang yang lurus untuk melakukan pencangkokan tersebut agar tidak menganggu perkembangan batang yang lain.

3. Cara pembibitan bibit buah unggul dengan menyetek

Steak atau menyetek juga dapat dikatakan sebagai pembibitan, metodenya adalah dengan menggunakan cara menanam bagian tertentu dari tanaman seperti paa bagian batang, ahan, serta akar. Teknik stek ini paling mudah dilakukan pada tanaman ketela atau ubi kayu. Namun dapat juga untuk tanaman buah-buahan seperti buah naga salah satunya.

Sebaiknya gunakan akar atau batang dari tanaman buah induk yang unggul dengan cara memotong dengan pisau yang tajam agar irisan yang terbentuk runcing, licin serta rata sehingga mudah ditancapkan. Potongan akar atau batang tersebut kemudian ditanam di pot atau dapat langsung ditanah yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jangan lupa berikan campuran pupuk kandang, tanah, dan arang sekam. Lakukan penyiraman secara berkala, tapi jangan sampai terlalu basah apalagi tergenang agar akar tidak busuk.

Demikianlah tips atau cara memilih dan menanam bibit buah unggul. Semoga tulisan ini dapat memberikan semangat bagi pembaca untuk terus meningkatkan potensi tanam buah unggul dalam bidang pertanian.

Kategori: Bibit Buah Unggul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!